Life in Australia
Please open http://theresajackson.multiply.com/ , for the continuation of this blog, thank you!
Kumpulan Coretan kartun dan cerita mengenai kucing dan binatang peliharaan kesayangan di Australia (theresajackson@iinet.net.au). Silakan melihat My Complete Profile untuk melihat 7 Blog yang lain.
Please open http://theresajackson.multiply.com/ , for the continuation of this blog, thank you!
Ya, itulah si Bubu, tidak tertarik dengan apa pun yang kita makan, bahkan pura-pura mlengos seolah-olah berkata :" Sorry gue gak tertarik! Gue dah ada makanan sendiri!" Tapi begitu kursi ditinggal pergi langsung dirajai, diduduki dan tidur nyenyak di situ!

Biasanya yang jadi pusat perhatian adalah si Bubu tapi kali ini adalah si Cupik. Kemarin dan beberapa hari ini si Cupik manis ternyata nakal sekali. Sebelum bercerita tentang si Cupik baiklah kuceritakan dulu perihal si Gentong. Sewaktu duduk di bangku SD kelas 3, ada seorang temanku yang dijuluki si Gentong. Badannya pendek dan suaranya serak, ia nakal sekali. Pada suatu hari aku kena giliran kejailannya. Setiap pulang sekolah kami beriringan sejalan dan ia selalu memukul-mukulkan raket bulu-tangkisnya ke kepalaku seraya menggodaku sehingga setiap kali aku pulang berurai air mata. Sebelum sampai ke rumahku, si Gentong sudah melintas menyeberang jalan ke rumahnya sambil mengejek-ejekku. Susahnya, ayahku dan ayahnya bersahabat karib. Pada saat sudah tidak tahan lagi aku mengadu pada ayahku yang segera menelepon bahkan berkunjung ke rumah si Gentong.
Setelah beberapa hari tidur di Catboard, ada banyak 'demonstrasi' atau 'unjuk rasa' dilakukan oleh Bubu. Terakhir, bantalnya dirobek-robek menandakan kejengkelannya. Akhirnya inilah desain yang paling tepat untuk mereka. Ketentuannya :

Di rumah kediaman Elvis Presley yang disebut "Graceland" yang kini menjadi museum memorabilianya sang Raja Rock n Roll tersebut terdapat sebuah Teddy Bear berwarna merah buatan Steiff ketika Elvis meluncurkan lagunya "Let me be your Teddy Bear" (sekitar tahun 1950an). Boneka beruang tersebut dijaga seekor anjing galak supaya aman tetapi ternyata kemarin pada tanggal 4 Agustus 2006 anjing tersebut telah menggigit dan membuat boneka tersebut koyak-koyak "beyond repair" (tak bisa diperbaiki lagi). Harga Teddy Bear tersebut US $100 ribu dan si anjing ternyata tidak suka padanya. Apa bisa dikata? Pada gambar tampak Elvis bersama anjingnya yang bernama Sweet Pea dan beberapa foto Teddy Bear yang dibuat untuk lagu Elvis "Let me be your Teddy Bear."
Urusan tempat tidur memakan waktu beberapa hari baru beres, ternyata Bubu harus bisa melihat Cupik baru ia merasa tenang jadi ya semua tidur di level 1 Catboardnya. Foto ini memperlihatkan Bubu pada siang hari mempertahankan bekas tempat tidurnya dulu, ember kuning dan merah, satu untuk Bubu, satu Cupik.
Reaksi Bubu dan Cupik ketika mau tidur aneh juga, mengalami guncangan budaya! Banyak yang tidak sesuai dengan peraturan budaya tidur semula. Bubu marah-marah, ngomel dan mencoba mencakar, tidak mau dipegang, apalagi ketika keran air sudah dikaretin, ia ngomel panjang-pendek (lihat reaksinya di foto, berjalan melingkari keran). Cupik harus diberi keranjang agar berani tidur. Kini satu tidur di atas, satu di bawah tapi mereka tidak bisa tidur terpisah, harus bisa saling melihat. Ada suara gludak-gluduk, apakah gerangan?
Harta benda dua ekor kucing ini semakin banyak, misalnya :

Sewaktu tinggal di flat di kota kami membeli 8 lemari putih dengan ukuran sama sebagai pengganti build-in jadi kini setelah tidak tinggal di flat, kami jadi surplus lemari. Akhirnya ditentukan sebagian untuk "gudang" di garasi dan salah satunya dikeluarkan dan dimasukkan ke toilet sebagai "Catboard" alias "Lemari Kucing". Lemari dibagi menjadi 3 tingkat. Tingkat bawah tempat tidur dan tingkat 2 juga tempat tidur tetapi tingkat tiga berisi seluruh peralatan kucing yang lumayan banyak. Kamar kecil kami itu telah berubah menjadi "Kamar Kucing". Pada jam 6 sore mereka sudah pergi tidur dan pintu harus ditutup sampai pagi sekitar jam 9 atau sepuluh! Ya, mereka sudah diprogram seperti komputer yang "to be turned off" dan pagi hari aktif kembali. Kalau ada orang permisi ke kamar kecil sekarang pintu lemari (yang berongga) bisa ditutup sebentar jadi mereka punya "privacy". Bubu Cupik kalau lagi tidur dan ada orang masuk menyalakan lampu akan merasa terganggu privacynya.


Sekarang sudah dewasa jadi tidak bisa dibilang gendut lagi. Tubuhnya ramping dan bentuknya sedikit seperti Cocakrowo. Si Gendut selalu membangunkan kita di pagi hari dengan teriakan-teriakannya. Kalau kita menjemur pakaian ia selalu mendekat, sering sambil memamerkan makan paginya berupa ulat, kadal atau cacing. Bila menunggu bus ia sering menemani bahkan pernah mengikuti sampai setasiun Seven Hills. Mobil kita juga sering diikuti ke kantor tak jauh dari rumah kita, suara celotehnya hanya kita saja yang sudah hafal.
Ketika sedang menyirami kebun yang hanya diperbolehkan pada hari Rabu dan Minggu pagi sebelum jam 9, tiba-diketemukan dua butir telur ayam. Yang sebutir di bawah pohon Magnolia sudah pecah dan yang sebutir lagi di bawah Money Tree masih utuh. Semula saya kira Ginger kucing di depan rumah yang mencuri telur dan diletakkan di sana untuk disembunyikan tapi ada juga rasa curiga pada si Gendut the Wattle Bird tapi ia tidak makan telur.
Setiap pagi, bangun tidur Cupik melakukan kebiasaan memberi salam, harus dilakukan, kalau tidak ia akan menunggu terus di depan pintu kamar.


Bagi pecinta tanaman Australia silakan membuka : http://home.vicnet.net.au/

Foto ini tidak terbalik tapi memang kucingnya yang berpose terbalik. Bahasa Jawanya "kwalik".
Mas Wahyudi memang ahli masak karena ia adalah seorang cheff dari sebuah hotel berbintang.

