Kumpulan Coretan kartun dan cerita mengenai kucing dan binatang peliharaan kesayangan di Australia (theresajackson@iinet.net.au). Silakan melihat My Complete Profile untuk melihat 7 Blog yang lain.

Tuesday, June 20, 2006

In Action

Setiap pagi, bangun tidur Cupik melakukan kebiasaan memberi salam, harus dilakukan, kalau tidak ia akan menunggu terus di depan pintu kamar.

Bubu 'in action' mencoba mengotak-atik mesin foto copy, sesuai dengan ungkapan "copy cat" nah yang ini kucingnya memfoto-copy dirinya sendiri!

Cupik ditimbang beratnya di timbangan dari Indonesia, tidak muat! Terlalu berat, mungkin 7 kilo?

Bubu 'in action' lagi, ia sedang ngambeg karena tidak diperhatikan maka ia merentangkan tubuhnya di antara dua buah monitor yang nyambung jadi satu layarnya dan ia ingin jadi pusat perhatian di tengahnya, pura-pura tertidur.

Monday, June 19, 2006

Andaikan


Terkadang saya suka membayangkan, andaikan mereka itu manusia, bagaimana ya? Maksud saya, kucing kami si Bubu dan si Cupik. Si Cupik (Lucu-Apik), penampilannya sangat Inggris, maklum jenisnya sebenarnya "British Long Hair". Badannya tegap, tinggi besar. Suka berburu (lizards) dan bersifat gentleman, kalau diberi makan selalu berterimakasih dulu sebelum makan, caranya dengan mengusap-usapkan kepala berkali-kali ke tangan kita. Bila tidur dan dielus kepalanya pasti tangannya akan menggamit lengan kita menyuruh kita tinggal "Please stay with me?" Sedangkan si Bubu penampilannya sangat Asia. Sifatnya "moody", suka marah tapi "brainy" dan suka pada segala yang elektronik. Kalau bisa ia selalu ingin tahu apa yang kita kerjakan. Semua dering telepon pada pikirnya untuk dia, bahkan tangan kita SMSpun ia ikut-ikutan.

Saturday, June 17, 2006

Senasib Sepenanggungan!

Dua ekor anjing ini dibuang oleh pemiliknya pada liburan Natal yang lalu karena sang pemilik tidak mau kehilangan biaya untuk menitipkan mereka selama berlibur. Kasihan, keduanya berjalan beriringan mencari pemilik baru! Oh, nasib!

Wednesday, June 14, 2006

Ide Gemilang


Bila kita bepergian, siapakah yang mengurus kucing atau anjing kita? Kami biasanya menitipkannya pada dokter hewan langganan kami, biayanya @ $10 perekor jadi dua ekor $20. Bayangkan ketika kami pergi tiga minggu maka habisnya bisa $420. Kalau dibelikan kucing di Indonesia bisa dapat sekandang sapi penuh!

Ada alternatif lain, bacalah iklan berikut ini. Seseorang yang menawarkan jasa :
1. memberi makan dan minum kucing/anjing
2. Bermain dengan mereka
3. Sekaligus memeriksa keamanan rumah
4. Memasukkan surat dari kotak pos ke dalam rumah
5. Mengeluarkan dan memasukkan tong sampah
6. Membersihkan kotak pasir kucing
7. Menyirami tanaman bilamana diperlukan

Biayanya juga $20 perhari atau $100 perminggu, mungkin sedikit beda bila 2 kucing! Patut dicatat! http://www.animallovers.net.au/

Links

Bagi pecinta tanaman Australia silakan membuka : http://home.vicnet.net.au/
Bagi pecinta kucing : http://www.cats.org.au/
atau http://www.petpassion.com.au/

Kisah Si Gendut


Yang tampak pada gambar adalah bunga -bunga yang ada di kebun kami. Memang kebun kami dipenuhi tanaman Australia, misalnya; Graphelia yang bunganya juga merah dan penuh madu. Di pagi hari kala mentari bersinar cobalah dekati sekuntum bunganya dan sentuh dengan ujung lidah Anda, pasti terasa manis madunya. Tidak heran banyak burung berdatangan di kebun kami. Salah satunya merupakan penghuni tetap sejak kami pindah ke rumah ini. Ia sejenis burung madu bernama Wattle bird.

Tempat tinggalnya ya di dalam kerimbunan graphelia yang selalu berbunga itu. Bayangkan, bunga satu pohon khusus untuk dia seekor jadinya tubuhnya 'gendut' oleh karena itu kita namakan si gendut!

Tingkah si gendut memang lucu! Semula kami kurang memperhatikannya tapi di musim panas ia selalu mengajak kami berceloteh. Ia hinggap di kawat jemuran dan berbunyi "kruuoook" keras sekali. Yang aneh, ia paling senang memperlihatkan 'hasil tangkapannya' untuk makan pagi. Pernah ia menggondol seekor ulat yang berukuran besar sekali, ketika dipertontonkan rupanya si ulat menggeliat dan jatuh di antara tanaman Mawar. Dengan kecewa ia berteriak-teriak pergi.

Beberapa hari yang lalu tiba-tiba ketika sedang memanaskan mesin mobil, gendut terbang ke jendela samping dan mencari perhatian kami. Kami membuka jendela, ternyata ia memperlihatkan tangkapannya yaitu seekor ulat besar gemuk. Kami memujinya dan ia terhuyung-huyung menyeret ulat itu untuk memakannya. Aneh! Binatang bisa pamer!
Di kebun kami terdapat juga tanaman bunga Wijayakusuma.

Tuesday, June 06, 2006

Kucing Jawa di Australia

Foto ini tidak terbalik tapi memang kucingnya yang berpose terbalik. Bahasa Jawanya "kwalik".
Itulah Bubu kucing kita yang hanya bisa berkomunikasi dalam bahasa Jawa. "Ayo mlebu!" Dia pun masuk. Perintah dalam bahasa lain tidak dimengertinya apalagi bahasa Inggris, paling ia tahu "No!" itu saja. Kalau di televisi ada siaran warta berita dari Indonesia, ia suka mendengarkan. Mungkin mengerti sedikit-sedikit. Paling takut dengan orang Jepang, selalu ngumpet kalau ada tamu Jepang datang.

Tapi Bubu sangat pandai sebagai seekor kucing karena ia bisa berkomunikasi dengan kita. Caranya tidak dengan mengeluarkan suara tapi dengan gerakan atau pandangan mata tajam. Ia bisa memberitahukan beberapa hal, misalnya :

1. Mesin cuci sudah mati, mengapa kalian tidak mengurus pakaian untuk dijemur di luar? 2. Pakaian di luar bagaimana? Lihat, hujan turun!
3. Eh, itu air sudah masak! Boiler jug sudah berbunyi! 4. (Kadang-kadang) eh, ada tamu di luar!

Lumayan juga punya asisten kecil berbentuk kucing. Cara memberitahu dengan mencakar belakang kursi yang kita duduki. Ada beberapa hal lagi yang ia bisa :

1. Memberitahu bahwa makanannya habis
2. Memberitahu adiknya (si Cupik) sudah pulang dari nglayap dan menunggu di luar
3. Bisa disuruh mencarikan adiknya untuk dipanggil pulang
4. Pernah memberitahukan bahwa makanannya keliru jadi tidak suka (ternyata memang di kalengnya tertulis: Senior) pantasan tidak suka. Ia minta ganti dan lari menuju ke lemari tempat penyimpanan kaleng makanan.
5. Jam 6 sore bila hari gelap memperingatkan untuk dimasukkan ke kandangnya yaitu 'toilet' kita, disana mereka tidur hingga pagi harinya (tidurnya kayak manusia, jamnya panjang).